Kesehatan

5 Bahaya Pemanis Buatan pada Makanan, Apa Saja Contohnya?

BY admin

Pernahkah Anda membaca berita mengenai bahaya pemanis buatan? Ya, pemanis sintetis seperti aspartam, sorbitol, dan sakarin ternyata memiliki berbagai dampak buruk yang wajib Anda waspadai. Karena itu, jika ingin lebih sehat, Anda sebaiknya mengonsumsi minuman dengan gula alami, unsweetened, atau less sugar

Pilihan less sugar sendiri adalah untuk Anda yang masih kesulitan menghindari gula, karena kandungan gula yang digunakan biasanya sekitar 25% lebih sedikit dari minuman reguler. Meski begitu Anda tetap harus hati-hati, karena konsumsi berlebih tetap memiliki akibat yang tak kalah berbahaya dari minuman manis pada umumnya.

Apa Saja Bahaya Pemanis Buatan bagi Tubuh?

Ada 5 kerugian paling umum yang akan timbul apabila Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang di dalamnya terdapat gula buatan. Berikut uraiannya.

1. Menderita Diabetes Tipe-2

Penyakit diabetes tipe-2 adalah jenis diabetes yang paling sering menyerang orang-orang yang banyak makan kudapan manis. Karena semakin banyak makanan manis yang Anda santap, maka semakin banyak pula zat insulin yang tubuh hasilkan.

Peran zat insulin sendiri adalah untuk mengolah gula yang Anda cerna. Namun, jika kadar insulin terlalu tinggi, makan tubuh akan menjadi kebal terhadapnya. Resistensi insulin ini kemudian memicu sakit diabetes serta mampu menimbulkan penyakit lain.

2. Timbulnya Obesitas pada Anak

Berdasarkan WHO (World Health Organization), pada tahun 2022, 160 juta anak-anak dan remaja menderita obesitas. Seperti yang Anda ketahui, anak-anak umumnya memang sangat menyukai makanan dan minuman manis yang seringkali menggunakan pemanis sintetis yang dapat menyebabkan obesitas.

Gejala obesitas pada anak ditandai dengan timbulnya nafsu makan yang seolah tak terbendung. Jika sudah begini, anak pun akan cepat gemuk dan menjadi lebih rentan terhadap penyakit.

3. Mengganggu Kinerja Saraf Otak

Bahaya pemanis buatan satu ini mungkin jarang diketahui oleh banyak orang karena dampaknya tidak begitu terlihat. Dilansir dari laman Halodoc, gula sintetis jenis aspartam dapat merusak saraf otak dan mengakibatkan perubahan perilaku.

Contoh gangguan perilaku ini dapat berupa rasa cemas yang tak wajar, depresi, serta mudah tersinggung. Ada lagi gangguan lain yang tak kalah mengganggu dari pemanis sintetis, seperti migrain, susah tidur (insomnia), dan kejang-kejang.

4. Menambah Risiko Penyakit Kronis

Jangan salah! Terlalu banyak mengonsumsi gula sintetis dapat berisiko mendatangkan aneka penyakit kronis yang pengobatannya tidak mudah. Beberapa contoh penyakit kronis yang dapat menyerang Anda adalah penyakit jantung, hipertensi, hingga penyumbatan aliran darah.

5. Kecanduan Gula

Menurut artikel dari situs KlikDokter, gula buatan memiliki rasa manis yang tingkatnya lebih tinggi dari gula organik. Hasilnya, Anda akan menjadi kecanduan terhadap zat pemanis dan tidak lagi mau makan makanan yang rasanya lebih tawar, pahit, atau asin. Tentu, ini akan membuat tingkat konsumsi menjadi lebih tinggi dan sangat berbahaya.

Sudah Memahami Apa Saja Bahaya Pemanis Buatan?

Membatasi konsumsi gula-gula sintetis dapat menjadi salah satu kunci penting untuk hidup lebih sehat. Karena itu, Anda harus berhati-hati dalam membeli makanan dan minuman yang mengandung pemanis karena bisa saja ada gula buatan di dalamnya. Sebagai pilihan, Anda bisa coba mengonsumsi produk unsweetened atau less sugar.

Selain konsumsi gula yang berkurang, produk tersebut juga rendah kalori. Sehingga Anda tidak perlu takut terserang berbagai penyakit berbahaya asalkan mengonsumsinya dalam batas wajar. Anda pun bisa mengonsumsi teh dari ITO EN yang berkualitas dengan rasa otentik dan aroma menyegarkan. Pasti buat jatuh cinta! 

 

 

 

 

 

 

admin

Written by

admin

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *