Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
PecintaMedia.com

Temukan Berita Dunia, Nikmati Cerita Dunia

PecintaMedia.com

Temukan Berita Dunia, Nikmati Cerita Dunia

  • Home
  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Home
  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Kesehatan

Perubahan Warna Urine Tak Selalu Berujung Masalah Ginjal, Dokter Beri Penjelasan

By admin
June 5, 2024 1 Min Read
0

Warna urine atau air seni umumnya memang memberikan banyak petunjuk tentang kesehatan ginjal. Warna urine yang normal bervariasi, tergantung seberapa banyak air yang kamu minum. Semakin banyak kamu minum, urine akan terlihat lebih jernih.

Sebaliknya, ketika hanya minum sedikit air, warna urine akan menjadi lebih pekat. Menurut Dokter spesialis urologi dari Siloam Hospital Asri Prof dr Nur Rasyid, SpU perubahan warna urine memang bisa jadi pertanda risiko batu ginjal. Hanya saja, tidak semua perubahan warna urine dipastikan mengarah pada gangguan kesehatan ginjal.

"Jadi apakah warna urine meningkatkan risiko batu ginjal? Bisa iya bisa tidak," ungkapnya pada Media Briefing “Siloam Hospitals ASRI: Mengatasi Kasus Baru Ginjal yang sulit dengan Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS)” di Jakarta, Rabu (5/6/2024). Beri Kode Hubungan Masih Memanas, Nikita Mirzani Tak Peduli dengan Perubahan Penampilan Putrinya Serambinews.com Dr Zaidul Akbar Ungkap Ramuan Herbal Untuk Hancurkan Batu Ginjal, Cukup Direbus Serambinews.com

Lebih lanjut dr Rasyid menjelaskan jika tidak semua perubahan warna urine mengarah pada penyakit ginjal. Bisa saja berasal dari zat pewarna dari makanan atau minuman yang kita konsumsi. Selagi orang tersebut memenuhi kebutuhan cairan setiap harinya, maka hal ini tidak jadi masalah kesehatan.

"Contohnya makan buah naga merah. Langsung urine merah. Kalau minum cukup tidak apa. Begitu juga dengan vitamin C, urine jadi kuning. Asal minum cukup tidak apa," paparnya. Masyarakat perlu mulai waspada jika terjadi perubahan air urine akibat kurang minum air putih. "Warna urin bisa meningkatkan risiko batu ginjal kalau warna berubah karena kurang minum," tutupnya.

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tags:

ginjalkesehatannur rasyidwarna urine
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Tuai Penolakan, Pemerintah Diminta Buka Opsi Evaluasi dan Revisi UU Tapera

Next

Prabowo Unggah Foto Kenang Kelahiran Soeharto, Sekjen PDIP: Tak Ada Persoalan

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024

Categories

  • Asuransi
  • Bisnis
  • Informasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Konstruksi & Bangunan
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Seleb
  • Superskor
  • Techno

Recent Posts

  • Pilihan Motor Listrik untuk Mobilitas Harian : Cara Memilih yang Sesuai Kebutuhan
  • Kira-Kira Koper 20 Inch Muat Berapa Baju? Ini Tipsnya Biar Muat Banyak
  • Keunggulan dan Keamanan Deposito Online Bank Sinarmas
  • Inspirasi Nama Kucing Berdasarkan Warna, Karakter, hingga Kepribadiannya
  • Strategi Finansial Cerdas Bersama BCA Life

Recent Comments

No comments to show.
Copyright 2026 — PecintaMedia.com. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme